Habib Abdurrahman bin Ja’far Al-Qadri merupakan adik kandung dari Habib Hamid bin Ja’far Al-Qadripengasuh Pondok Pesantren Al-Ghanna. Beliau adalah seorang pendidik yang menempuh perjalanan keilmuan melalui berbagai lembaga pendidikan Islam, baik di Indonesia maupun di kota Tarim, Hadramaut, Yaman yang dikenal sebagai salah satu pusat keilmuan Islam dunia. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dalam tradisi pesantren dan sanad keilmuan yang bersambung kepada para ulama, beliau berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, akhlak, dan kecintaan terhadap ilmu kepada para santri.

Lahir pada 18 April 1998, beliau tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan kecintaan kepada para ulama. Sejak usia muda, beliau telah menempuh perjalanan panjang dalam menuntut ilmu di berbagai lembaga pendidikan Islam yang memiliki tradisi keilmuan yang kuat.

Riwayat Pendidikan

Pendidikan dasar beliau ditempuh melalui jalur pendidikan formal. Adapun pendidikan non-formal dan kepesantrenan yang menjadi fokus utama perjalanan intelektual beliau meliputi:

  • Pondok Pesantren Sidogiri
  • Darul Musthofa Lumajang
  • Tarim, Hadramaut, Yaman

Selama menimba ilmu di Tarim, beliau mendapatkan kesempatan belajar di lingkungan para ulama dan habaib yang menjaga tradisi keilmuan Ahlussunnah wal Jamaah serta dakwah yang berlandaskan ilmu, tazkiyah, dan dakwah.

Guru dan Pembimbing

Dalam perjalanan menuntut ilmu, beliau memperoleh bimbingan dari para guru dan masyayikh, khususnya di lingkungan Al-Lisan Umm Tarim, yang memiliki peran besar dalam pembentukan karakter, adab, dan wawasan keilmuan beliau.

Pengalaman Organisasi dan Kepemimpinan

Selain aktif dalam kegiatan belajar dan dakwah, beliau juga dipercaya untuk mengemban amanah dalam bidang pembinaan santri, di antaranya sebagai:

  • Musyrif Sakan Al-Lisan Umm Tarim

Melalui amanah tersebut, beliau terlibat dalam pembinaan, pendampingan, serta pengawasan aktivitas para pelajar dan santri, sehingga semakin mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan pengelolaan pendidikan.

Dedikasi dalam Pendidikan dan Dakwah

Dengan pengalaman belajar di berbagai pesantren serta lingkungan keilmuan Tarim Hadramaut, Habib Abdurrahman berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada pembentukan akhlak, adab, dan kecintaan kepada Allah, Rasulullah ﷺ, serta para ulama.

Beliau meyakini bahwa ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang melahirkan ketakwaan, memperbaiki akhlak, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Harapan dan Pengabdian

Sebagai seorang pendidik, Habib Abdurrahman bin Ja’far Al-Qadri terus berupaya mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dan dakwah, serta berkontribusi dalam mencetak generasi muslim yang berilmu, beradab, dan mampu meneruskan perjuangan para ulama dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Other Story