Ustadz Nagsya Naja Mahabbatullah, atau yang lebih akrab dipanggil Ustadz Naja, merupakan sosok pendidik muda yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan Islam dan bahasa. Di tengah usianya yang masih muda, beliau menunjukkan semangat belajar yang tinggi serta komitmen untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan pesantren.

Beliau lahir di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada 3 Desember 2004. Sejak kecil, Ustadz Naja tumbuh dalam lingkungan yang mendorong kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang membentuk karakter beliau sebagai pribadi yang gemar belajar dan senantiasa berusaha mengembangkan diri.

Riwayat Pendidikan

Pendidikan formal beliau ditempuh di beberapa lembaga pendidikan berikut:

  • MI Darunnafis
  • SMP Sidogiri
  • SMA Sidogiri

Selain pendidikan formal, beliau juga menempuh pendidikan kepesantrenan di Pondok Pesantren Sidogiri. Di lingkungan pesantren inilah beliau banyak mendalami berbagai cabang ilmu agama sekaligus memperoleh pengalaman berharga dalam kehidupan akademik dan organisasi.

Dalam perjalanan menuntut ilmu, beliau berkesempatan belajar kepada sejumlah guru dan masyayikh yang memberikan pengaruh besar dalam pembentukan wawasan keilmuan maupun akhlak beliau, di antaranya:

  • Ustadz Khusairi Ismail
  • Kiai Hasbullah Mun’im
  • Ustadz Ahyat Ahmad
  • Para asatidz dan masyayikh Pondok Pesantren Sidogiri lainnya

Bidang Keilmuan

Ketertarikan Ustadz Naja terhadap dunia ilmu cukup beragam. Beberapa bidang yang menjadi perhatian beliau antara lain:

  • Aqidah
  • Fiqih
  • Tafsir
  • Hadis
  • Bahasa Arab
  • Bahasa Inggris

Adapun kitab yang menjadi fokus pengajaran beliau di antaranya:

  • Tafsir Iklil
  • Balaghah Wadhihah

Menurut beliau, penguasaan ilmu agama perlu berjalan beriringan dengan kemampuan berbahasa. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memahami materi secara tekstual, tetapi juga mampu mengembangkan cara berpikir yang lebih luas serta keterampilan komunikasi yang baik.

Pengalaman Mengajar

Sebelum aktif mengajar berbagai disiplin ilmu keislaman, beliau memiliki pengalaman mengajar Bahasa Inggris selama kurang lebih dua tahun. Pengalaman tersebut memberikan bekal yang berharga dalam menyampaikan materi secara terstruktur dan mudah dipahami.

Dalam proses pembelajaran, Ustadz Naja berusaha membangun suasana kelas yang aktif dan menyenangkan. Beliau meyakini bahwa proses belajar akan lebih efektif ketika peserta didik merasa nyaman, terlibat, dan memiliki keberanian untuk bertanya maupun berdiskusi.

Pengalaman Organisasi

Selain aktif dalam kegiatan pendidikan, beliau juga terlibat dalam berbagai organisasi di lingkungan pesantren, antara lain:

  • Wakil English Team Pondok Pesantren Sidogiri
  • Sekretaris Litbang ACS Sidogiri

Melalui berbagai pengalaman tersebut, beliau belajar tentang pentingnya kerja sama, kepemimpinan, komunikasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan sebuah program pendidikan.

Motto Hidup

“Hidup dengan melestarikan ilmu padi.”

Bagi beliau, ilmu padi mengajarkan bahwa semakin seseorang memiliki banyak ilmu, semakin ia harus bersikap rendah hati. Sebagaimana padi yang semakin berisi semakin merunduk, demikian pula seorang penuntut ilmu hendaknya semakin tawadhu’ dan tidak merasa paling benar.

Di sela-sela kesibukannya, Ustadz Naja memiliki kegemaran membaca. Aktivitas tersebut menjadi sarana untuk menambah wawasan, memperkaya sudut pandang, serta memperdalam berbagai bidang ilmu yang diminati.

Dengan semangat belajar dan mengajar yang terus dijaga, beliau berharap dapat turut berperan dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan yang baik, tetapi juga berakhlak mulia, mencintai ilmu, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Other Story