TIDUR ADALAH ANUGRAH

Tidur merupakan anugerah allah swt yang sangat besar,yang allah swt berikan kepada manusia setelah mereka lelah didalam melakukan aktivitas.

Didalam tidur ini memiliki aturan dan cara tersendiri agar manusia bisa melakukannya dengan baik dan,nah pertaannya bagaimana cara tidur yang benar dan baik itu?

Jawabannya adalah dengan mengikuti cara rasulullah saw tidur karena beliau adalah sosok manusia yang semua aktivitasnya teratur dan tidak berantakan,oleh karena itulah patut bagi manusia khususnya bagi umat islam untuk mengikuti bagaimana rasulullah saw itu tidur karena hal itulah yang membuat tidur manusia menjadi baik ,benar dan juga akan mendapat pahala.

Oleh karena itulah tidak ada kerugian sama sekali bagi seseorang yang mengikuti cara tidur rasullah saw.

Yang jadi pertanyaan sekarang bagaimana si cara rasulullah saw tidur?

TIDUR MENGHADAP KE SISI BAGIAN KANAN

Dari salah satu cara tidur yang rasulullah saw lakukan adalah tidur dalam posisi miring yang menghadap sisi bagian kanan sebagaimana yang dijelaskan didalam hadist yaitu

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ

Artinya: : “Jika kamu mendatangi tempat tidurmu, maka berwudhulah seperti wudhumu untuk salat, kemudian berbaringlah pada sisi kananmu.”(HR,Imam Bukhori)

Didalam potongan hadist tersebut menujukkan bahwa memeirintahkan untuk umatnya bahwa sebelum tidur hendaknya seseorang berwudhu terlebih dahulu kemudian shalat dan setelah itu berbaring ditempat tidur dengan posisi miring ke arah kanan yang bahwasanya sesuatu yang rasulullah saw perintahkan itulah yang beliau lakukan.

Hikmah dari perilaku tersebut adalah seoarang manusia akan tidur dengan kondisi badan yang bersih dan juga dengan hati yang bersih kemudian manusia juga akan berada di posisi tidur yang benar dan sehat.

Didalam kedokteran tidur dengan cara seperti itu menumbul efek yang baik bagi tubuh diantaranya

  • Menjaga Kesehatan Jantung: Posisi miring ke kanan mencegah jantung tertekan oleh organ paru-paru kiri yang berukuran lebih besar. Hal ini membuat pompa jantung bekerja lebih ringan dan menjaga stabilitas aliran darah selama tidur.
  • Istirahat Otak Kiri: Tidur miring ke kanan membantu mengistirahatkan belahan otak kiri yang mendominasi aktivitas berpikir, logika, dan gerak organ tubuh bagian kanan sepanjang hari.
  • Melancarkan Sistem Pencernaan: Ketika seseorang tidur dalam posisi miring ke kanan, gravitasi berperan penting dalam membantu proses pencernaan, yang dapat memudahkan transit makanan dari lambung ke usus halus.

Membersihkan Tempat Tidur Sebelum Rebahan

Dari cara yang selanjutnya adalah setiap kali ingin tidur,rasulullah selalu membersihkan tempat tidur nya,dan hal ini terdapat didalam hadist yaitu

إِذَا أَوَى أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَنْفُضْ فِرَاشَهُ بِدَاخِلَةِ إِزَارِهِ فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي مَا خَلَفَهُ عَلَيْهِ

Artinya: “Jika salah seorang di antara kalian hendak ke tempat tidurnya, maka kibaslah tempat tidurnya dengan bagian dalam kainnya, karena ia tidak tahu apa yang ada di atas tempat tidurnya setelah ia meninggalkannya.” (HR. Imam Bukhari)

Didalam potongan hadist tersebut menujukkan perintah rasulullah saw untuk selalu membersihkan tempat tidur tatkala seseorang ingin tidur diatasanya,karena ia tidak tahu apa yang terjadi diatas kasurnya sebelum ia tiduri.

Hikmah dari perilaku itu adalah bisa membuat kasur menjadi bersih sehingga tidak menjadi sebab dari gatal gatal pada kulit manusia.

Meniup Telapak Tangan dan Membaca Tiga Surah Perlindungan (Al-Mu’awwidzat)

Sebelumnya kita telah membahas di dalam cara tidur nabi yang berkaitan dengan kesehatan tubuh,kemudian kali ini kini kita akan membahas cara tidur nabi saw yang berkaitan dengan rohani dan ibadah yaitu beliau meniup telapak tangan dan membaca 3 Surah Perlindungan (Al-Mu’awwidzat) yang hal ini dijelaskan didalm hadist yaitu

 أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ وَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ وَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ

Artinya: “Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila ingin tidur pada setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya kemudian meniupnya lalu membaca: ‘Qul huwallahu ahad’ (Surah Al-Ikhlas), ‘Qul a’udzu birabbil falaq’ (Surah Al-Falaq), dan ‘Qul a’udzu birabbin-nas’ (Surah An-Nas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangannya ke bagian tubuh yang dapat dijangkau, dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukannya sebanyak tiga kali (HR. Imam Bukhari).

Didalam hadist tersebut menunjukkan bahwa nabi saw memilki kebiasaan sebelum tidur dengan mengumpulkan kedua tangannnya kemudian membaca surat surat tersebut setelah itu meniupnya kemudian diusapkan ke bagian tubuh yang dapat dijangkau.

Hikmah dari perilaku tersebut adalah menjaga manusia terhadap sesuatu yang tidak disukainya.

Itulah beberapa cara rasulullah saw tidur,mulai dari yang bersifat kesehatan sampai rohani.

Semoga kita senantiasa bisa megamalkan apa apa yang rasulullah saw kerjakan dan perintah agar membuahkan pahala dan kebaikan bagi diri kita sendiri, aamiin…