Didalam Islam seorang muslim diajarkan untuk senantiasa peduli antar sesama, selagi hal tersebut masih didalam ranah kebaikan. Sebagaimana yang Allah jelaskan didalam al-Quran:

Peduli terhadap sesama adalah sikap yang ditunjukkan untuk mampu memahami kondisi dari orang lain, ikut merasakan kesulitan orang lain, dan membantu membangkitkan ketika seseorang mengalami kesulitan.

وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.(QS. Al-Ma’idah: 2)

Ayat tersebut menunjukkan bahwa Allah memerintahkan hamba-Nya untuk selalu tolong menolong antar sesama didalam kebaikan. Dan Allah juga melarang hamba-Nya untuk saling tolong menolong didalam kejahatan. Kedua aturan ini semuanya bertujuan agar seorang muslim mengetahui bagaimana cara dirinya peduli antar sesama.

Dan dalam Islam cara untuk saling peduli antar sesama bukan hanya saling tolong menolong saja, tetapi masih banyak lagi cara untuk peduli antar sesama.

MENJENGUK ORANG YANG SAKIT

Selain tolong menolong, Islam juga mengajarakan untuk senantiasa memenuhi hak-hak muslim lainnya. Yaitu dengan datang menjenguk ketika sedang sakit, sebagaimana Rasulullah jelaskan didalam hadisnya:

حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ خَمْسٌ: رَدُّ السَّلاَمِ، وَعِيَادَةُ الْمَرِيضِ، وَاتِّبَاعُ الْجَنَائِزِ، وَإِجَابَةُ الدَّعْوَةِ، وَتَشْمِيتُ الْعَاطِسِ

“Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada lima: menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan yang bersin.”(HR. Imam Bukhari & Imam Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang paling peduli antar sesama, dengan memenuhi semua hak-hak tiap orang. Dan Allah juga memberi ganjaran yang luar biasa bagi muslim yang menjenguk orang yang sedang sakit, sebagaimana dijelaskan dalam hadis:

إِنَّ الْمُسْلِمَ إِذَا عَادَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ لَمْ يَزَلْ فِي خُرْفَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَرْجِعَ

“Sesungguhnya seorang muslim apabila menjenguk saudaranya sesama muslim, maka ia senantiasa berada di kebun petikan buah surga sampai ia kembali.” (HR. Imam Muslim)

MEMPERMUDAH MEREKA YANG KESUSAHAN

Dalam Islam juga diajarakan untuk selalu mempermudah urusan setiap orang yang sedang mengalami kesusahan, seperti memenuhi hajat mereka, menutup aib mereka, serta memberi jalan keluar bagi mereka. Hal tersebut dijelaskan didalam hadis:

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَاللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيه

“Barang siapa yang melepaskan (melapangkan) satu kesusahan seorang mukmin dari kesusahan-kesusahan dunia, maka Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan dari kesusahan-kesusahan pada hari kiamat. Dan Barang siapa yang memudahkan orang yang sedang dalam kesulitan (utang/ekonomi), maka Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutup aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan di akhirat. Dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba tersebut mau menolong saudaranya.(HR. Imam Muslim)

MENYINGKIRKAN GANGGUAN DI JALAN

Islam terkait hal peduli antar sama, tidak hanya memperhatikan sesuatu yang besar saja, namun suatu yang dianggap kecil dan remeh juga diperhatikan. Seperti menyingkirkan gangguan yang membahayakan seorang di jalan, dan hal tersebut memiliki keutamaan yang luar bisa. Sebagaimana yang Rasulullah jelaskan dalam hadis: 

رَأَيْتُ رَجُلًا يَتَقَلَّبُ فِي الْجَنَّةِ فِي شَجَرَةٍ قَطَعَهَا مِنْ ظَهْرِ الطَّرِيقِ كَانَتْ تُؤْذِي النَّاسَ

“Aku melihat seorang laki-laki bersenang-senang (bersukaria/kenikmatan) di dalam surga, hanya karena ia menyingkirkan sebatang pohon di tengah jalan yang mengganggu orang-orang (yang lewat).”(HR. Imam Muslim)

Itulah beberapa cara terkait peduli antar sesama, yang diajarakan oleh Islam sendiri, melalui sosok Rasulullah. Dan masih banyak lagi cara peduli antar sesama yang Islam ajarkan. Dalam Islam, tindakan peduli terhadap sesama saat kesulitan, bukan hanya sekedar aktivitas sosial, melainkan bentuk nyata dari ibadah dan pengamalan ajaran agama yang mulia.

Dengan memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan, seorang muslim tidak hanya menunjukkan rasa empati dan kasih sayang, akan tetapi ia juga berarti telah menjalankan perintah Allah dan mengikuti sunah Rasulullah.

Yang menjadi poin penting dalam hal tersebut, bahwa agama Islam sangat memperhatikan kepedulian antar sesama dengan banyaknya cara dan keutamaan dari mengerjakannya, yang dijelaskan dalam al-Quran dan hadis. Islam adalah agama yang paling memperhatikan hak-hak dari setiap pemeluknya.

Oleh karena itu kita sebagai muslim, seharusnya senantiasa menerapkan sikap peduli antar sesama dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bentuk ketaatan kita kepada Allah dan Rasulullah.

Semoga bermanfaat