
BENARKAH ‘BERSYUKUR’ SUMBER KEBAHAGIAAN?
Syukur adalah salah satu konsep mendasar dalam ajaran Islam yang berkaitan dengan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan. Dan rasa syukur ini membuat seorang hamba mengetahui, bahwa segala sesuatu yang ada pada dirinya ada nikmat dari Allah.
Syukur tidak hanya berupa ungkapan lisan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan serta pengakuan hati akan segala nikmat yang datang dari Allah. Juga Allah menyuruh hamba-Nya untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan kepada hamba itu. Allah telah berfirman:
يأيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُلُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا رَزَقْنٰكُمْ وَاشْكُرُوْا لِلّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.”(QS. Al-Baqarah ayat 172 )
Bersyukur merupakan salah satu akhlak mulia yang dianjurkan, dan menjadi tanda keimanan seorang hamba kepada Allah. Bersyukur bukan hanya tentang mengucapkan “Alhamdulillah”, tetapi juga diwujudkan melalui hati, lisan dan perbuatan.
Rasulullah juga mengajarkan kepada umat Islam, tentang pentingnya bersyukur dalam kehidupan. Dalam salah satu hadis, Nabi Muhammad bersabda:
مَنْ لَمْ يَشْكُرِ النَّاسَ لَمْ يَشْكُرِ اللهَ
“Barang siapa tidak bersyukur (berterima kasih) kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah.”(HR. Imam At-Tirmidzi dan Imam Abu Daud)
Hadis ini menunjukkan bahwa syukur tidak hanya diwujudkan kepada Allah, tetapi juga harus tercermin dalam hubungan antar sesama manusia. Menghargai dan berterima kasih kepada orang lain yang telah berbuat baik kepada kita adalah bagian dari tanda syukur kepada Allah.
SYUKUR MEMBUATMU BAHAGIA
Bersyukur merupakan kunci utama menjalani hidup dengan penuh kebahagiaan dan ketenangan. Dengan bersyukur, kita mampu melihat sisi positif dari setiap keadaan, baik dalam kondisi bahagia maupun dalam ujian berat dirasakan. Sikap ini bukan hanya sekadar mengucapkan terima kasih, tetapi juga bentuk penerimaan dan penghargaan atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepada kita sebagai hamba.
Dalam kehidupan sehari-hari, bersyukur membantu kita untuk lebih fokus pada apa yang kita miliki, daripada memikirkan apa yang belum kita dapatkan, sehingga hidup terasa lebih bermakna dan penuh keberkahan. Allah berfirman dalam al-Qur’an:
لَٮِٕنۡ شَكَرۡتُمۡ لَاَزِيۡدَنَّـكُمۡ وَلَٮِٕنۡ كَفَرۡتُمۡ اِنَّ عَذَابِىۡ لَشَدِيۡدٌ
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu. Dan jika kamu mengingkarinya, maka siksaan-Ku amatlah pedih.”(QS. Ibrahim: 7)
Ayat ini menunjukkan, bahwa bersyukur dapat membawa keberkahan dan semakin banyak limpahan nikmat dalam hidup kita. Rasulullah juga mengajarkan, bahwa seorang mukmin hendaknya selalu bersyukur dalam segala keadaan, baik saat mendapatkan nikmat maupun ketika menghadapi ujian. Dengan bersyukur, hati menjadi lebih tenang, hidup lebih berkah, serta iman semakin kuat.
Ada banyak cara bagi hamba yang ingin mengekspresikan rasa syukur, diantaranya yaitu:
SENANG ATAS NIKMAT YANG DIDAPAT
Dengan seorang hamba merasa senang akan segala hal yang Allah berikan, hal itu merupakan salah satu dari tanda rasa syukurnya kepada Allah. Dengan hal tersebut pula ia bisa menjadi wasilah seorang hamba untuk dekat kepada Allah.
MENGAGUNGKAN NIKMAT ALLAH
Salah satu cara hamba bersyukur adalah mengangungkan setiapa nikmat yang Allah berikan kepadanya, walaupun untuk hal kecil sekalipun. Karena yang dilihat bukan seberapa banyak nikmat yang diberikan, akan tetapi lihatlah siapa yang memberi nikmat tersebut kepadanya.
BERAMAL DENGAT KETAATAN
Dan cara bersyukur selanjutnya yaitu selalu beramal ketaatan, dengan menaruh nikmat kepada tempatnya. Yakni menggunakan nikmat tersebut di ranah ketaatan dan tidak sombong atas nikmat yang dimiliki. Cara tersebut adalah puncak dari ekspresi dari rasa syukur seorang hamba kepada Tuhannya.
KONKLUSI & PENUTUP
Itulah sekelumit dari banyak rasa syukur yang bisa dilakukan oleh seorang hamba. Bahwasanya Allah selalu memberikan nikmat kepada hamba-Nya sangat banyak, sampai-sampai hamba itu tidak mampu menghitungnya karena sangking banyak nikmat yang diberikan. Sebagaimna yang Allah jelaskan didalam al-Qur’an:
وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗاِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nahl: 18)
Oleh karena itu selalu bersyukurlah kepada Allah terhadap nikmat yang telah diberikan, karena hal tersebut adalah kunci dari kebahagiaan seseorang hidup di dunia ini. Dan semoga kita termasuk hamba yang senantiasa bersyukur kepada-Nya. Amin…




















